‘Bendungan Karangdoro’, Bendungan Era Kolonial Yang Punya Fungsi Vital Bagi Pertanian Banyuwangi

  • Whatsapp

Banyuwangi, Desa Karangdoro – Desa Karangdoro merupakan salah satu desa di Kecamatan Tegalsari yang memiliki banyak sekali potensi yang baik untuk perkembangan suatu wilayah, khususnya adalah potensi di bidang pertanian. Hal itu bisa dibuktikan dengan banyaknya hasil pertanian di Desa Karangdoro, seperti padi, buah naga, jeruk, cabai, dan masih banyak lagi.

Keberhasilan Desa Karangdoro mengembangkan pertanian tersebut tentu tidak bisa dilepaskan dengan kehadiran Bendungan Karangdoro yang sudah dibangun dan ada sejak masa era kolonialisme Belanda. Bendungan ini juga merupakan bangunan irigasi peninggalan kolonial Belanda terbesar di Banyuwangi saat ini.

Saat ini bendungan ini berfungsi untuk mengairi lahan pertanian yang ada di 8 kecamatan yang ada di Banyuwangi yang diantaranya yaitu : Kecamatan Tegalsari, Bangorejo, Siliragung, Tegaldlimo, Pesanggaran, Purwoharjo, dan Muncar, serta Cluring.

Selain berfungsi untuk bidang pertanian, Bendungan Karangdoro juga punya fungsi lain sebagai spot foto unik dan sangat Instagrammer. Hal itu telah dibuktikan dengan banyaknya orang-orang sekitar maupun luar wilayah Desa Karangdoro yang melakukan foto prewedding, modeling, ataupun foto untuk hal lainnya di Bendungan Karangdoro ini karena bangunan ini diketahui mempunyai bentuk seperti bangunan yang memiliki gaya Eropa classic.

Diharapkan dengan potensi dan vitalnya Bendungan Karangdoro, maka warga sekitar, khususnya masyarakat Desa Karangdoro dan pemerintah (baik Pemerintah Desa, Kecamatan, ataupun Daerah) bisa saling berkolaborasi untuk menjaga Bendungan Karangdoro agar bisa terus berfungsi sebagaimana mestinya. Karena apabila ada masalah dengan bendungan ini, maka hal itu akan menggangu kegiatan pertanian yang ada di 8 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Banyuwangi. ( Lauryan/JMDN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *